Tidak tampak..bukan berarti tidak ada..

Wednesday, September 10, 2008

Etika Dakwah

Abis baca artikel di Koran Republika ttg Etika Dakwah yang ditulis ama Arifin Ilham, jadi keinget materi yang dikasih di DMM (Diklat Mahasiswa Muslim) Gamais thn 2002 atau 2003(berapa ya,lupa)??..Salah satu materi di DMM itu nekenin kalo kita adalah Dai sebelum menjadi apapun (dokter, dosen,mahasiswa, dsb). Intinya, dimanapun kita berada dan kapan pun itu, peran utama kita adalah pendakwah: menyampaikan kebenaran dan mencegah kemungkaran, aplikasinya bisa dengan lisan, tulisan, harta, jabatan, seni, atau potensi apa pun yang Allah karuniakan kepadanya. Hmm, berat ya..tapi jangan lupa, tidak ada kerja yang paling mulia di muka bumi ini, selain kerja kepada Allah, yaitu dakwah (QS 41: 34)..Nah, dalam ngemban tugas itu ada etikanya:
1. ikhlas (QS 98:5), kunci utama ibadah, agar perjalanan dakwah bertabur berkah (QS 37: 99)
2. teladan, inilah kekuatan dakwah sebenarnya. Apa yang ada dihatinya itulah yang dia ucapkan, apa yang diucapkan itulah yang diamalkan karena dia tahu besarlah kemurkaan Allah kepada mereka yang tidak konsekuen (QS 61:3).
3.`Aabid, ahli ibadah. Sebaik-baik juru dakwah adalah Rasulullah. Beliau tidak pernah putus berzikir (QS 33: 41-44), Tahajjud (QS 17: 79), berjamaah di masjid (QS 9:18), menjaga wudhu, puasa sunah, dan sebagainya. Kekhusukan dan kesenangan ibadah membuat hati bersih, pikiran jernih, bicara pun menjadi hikmah, akhlak pun mulia.
4. istiqamah dan tsiqqoh (QS 41:30), komitmen dan konsisten, tidak ragu, tidak rapuh, tidak minder, apalagi riya, tidak mudah tergoda, tidak memilah tempat atau siapa yang mengundang, dan sungguh aib besar bagi yang menentukan tarif dakwahnya. Mereka yang dicintai akan dihargai, tapi mereka yang minta dihargai tidak akan dicintai oleh umat.
5. tidak merasa paling suci (QS 53: 32). Sibuknya di waktu luang adalah asyik memperbaiki diri dan paling cepat koreksi diri.
6. paham fikih dakwah. Ada tabligh, taklim, dan tarbiyah..Dia berbahasa sesuai tempat dan sesuai dengan kemampuan umatnya (QS 14: 4). Bukan hanya menyampaikan, tetapi yang penting tersampaikan.
7. terus semangat belajar sebagaimana semangatnya mengajar (QS 3: 79).
Isinya berat ya, tapi kita niatkan spy kita bisa ngemban amanah itu dng baik, yuk dimulai dengan Bismillah..

2 comments:

Anonymous said...

afwan .... salam kenal,
sy annisa Althafunisa , kebetulan lagi membuat tesis tentang dakwah, berhubung sy belum punya blog .comentnya pake anonimous.

boleh saya tambahkan sedikit tentang dakwah ?

pertama niat dakwah
- untuk ishlah diri
- dakwah sbgai maksud hidup
- mengharap ridho Allah

kedua shirah dalam dakwah
- kalah untuk menang
- lembut tapi tembus
- keras tapi tidak kurang ajar

ketiga asas dakwah
-individu dan berjamah bukan pertemuan besar-besaran
- kerisauan hati bukan fikir yang tinggi
- musyawarah bukan perintah
- diri bukan harta
- tawadhu bukan sombong
- senyap-senyap bukan propaganda
- perdamaian bukan peperangan
- kesatuan hati bukan perpecahan
- amar ma'ruf bukan nahi munkar
- gerak bukan bicara
- ringkas bukan detail
- ushul bukan furu
- berita gembira bukan ditakut-takuti


keempat dakwah dibuat dengan 4 perkara
- hikmah
- bashirah
- husnul tadbir
- akhlak

sifat da'i dalam dakwah
- mahabbah kepada semua makhluk
- rela berkorban
- ishlah diri
- mencari ridho Allah
- istighfar seelah beramal
- tabah dlm menghadapi segala ujian
- menisbatkan diri hanya kpd Allah
- tidak putus asa terhadap segala kegagalan
- sabar seperti onta
- tawadhu seperti bumi
- tegak kokoh seperti bumi
- berpandangan luas seperti langit
- bergerak memberi manfaat seperti matahari

sifat da'i akan tercapai ketika telah
- banyak pengorbanan terhadap agama
- zuhud
- ikhlas
- akhlak yang mulia

tentu dalam dakwah banyak halangan , jangankan kita manusia biasa nabi pun di cemooh ,diludahi dan sebagainya. biasanya yang jadi halangan
- ilmu
- keluarga
- pekerjaan

dan ujiaan pun kerap mendatangi seorang da'i diantaranya
- dimuliakan
- dihinakan
- ditambah rezeki
- dikurangi rezeki

penyakit dalam dakwah
- terlalu bersemangat
- putus asa
- niat tidak betul
- melihat hasil

perkara yang merusak dakwah
- buruk sangka
- berdebat
- menyalahi sunah
- ujub
- takabur

jazakallah khoiron katsir.

Noviani Arifina said...

Makasih buat tambahan ilmunya :)