Invisible

Tidak tampak..bukan berarti tidak ada..

Saturday, May 21, 2016

RAHASIA DR. ZAKIR NAIK DALAM MENJADIKAN ANAKNYA PENDAKWAH INTERNASIONAL

Pertanyaan: Bagaimana membuat putrimu jadi penceramah sukses? sehingga dia bisa berceramah dihadapan publik?

Jawaban Dr. Zakir Naik:
Merupakan kewajiban setiap muslim untuk berdakwah. Menurut Q.S Al-Ashr 103:1-3, disebutkan "Demi masa, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan menasehati supaya mentaati kebenaran, dan menasehati supaya bersabar”.
Minimal ada 4 syarat yang diperlukan agar manusia manapun bisa masuk surga:
1. Iman
2. Amal soleh
3. Menasehati supaya mentaati kebenaran atau berdakwah
4. Menasehati supaya bersabar
Jadi menurut Q.S Al-Ashr, jika ada salah satu yang tidak dipenuhi, kau tidak akan masuk surga. Kau mungkin muslim yang sangat baik, kau mungkin shalat 5 waktu, kau mungkin berhaji, kau mungkin puasa di bulan Ramadhan, tapi jika kau tidak melakukan dakwah, menurut surat Al-Ashr, kau tidak akan masuk surga. Hanya dakwah saja tidak bisa, keempatnya harus dipenuhi. Jadi setiap muslim setidaknya harus menjadi da'i paruh waktu. Ini WAJIB!

Lebih jauh Quran berfirman di surat Imran [3]: 104, "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,menyuruh kepada yg ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar". Disini Allah berfirman tentang da'i penuh waktu. Sebagaimana ada dokter penuh waktu, insinyur, pengacara, pebisnis penuh waktu. Berapa banyak da'i penuh waktu yang ada?

Allah berfirman, Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, yang merupakan da'i penuh waktu, penceramah penuh waktu, merekalah orang-orang yang beruntung.

Aku telah lulus kuliah kedokteran. Dokter adalah profesi yang bagus. tapi setelah aku bertemu Syekh Ahmed Deedat, aku menyadari bahwa da'i adalah profesi yang lebih baik. Allah berfiman dalam surat Fussilat [41]: 33, " Siapa yang lebih baik ucapannya dibanding orang yang mengajak ke jalan Tuhanmu, melakukan kebaikan, dan berkata 'Aku Muslim'?". Ketika aku menyadari bahwa da'i jauh lebih unggul daripada seorang dokter, aku berubah dari dokter tubuh menjadi dokter rohani.

Ibuku menginginkan aku seperti Dr. Chris Barnard, kardiologis pertama -ahli jantung yang pertama kali melakukan transpalantasi jantung. Ketika aku bertanya pada ibuku setelah bertemu Syekh Deedat yang berasal dari Afrika selatan, "Apa kau ingin aku menjadi seperti Syekh Deedat atau Chris Barnard?", ibuku menjawab "keduanya". Berikutnya ketika aku terlibat dalam aktivitas dakwah, aku bertanya lagi "Apa kau ingin aku menjadi seperti Syekh Deedat atau Chris Barnard?", ibuku menjawab "Aku bisa mengorbankan seribu Dr. Chris Barnard untuk seorang Syekh Deedat."

Sekarang tentang pertanyaan, bagaimana membuat putrimu sebagai penceramah?
Aku akan membuat semua anak-anakku, baik putra maupun putri, sebagai penceramah, karena itulah profesi terbaik. Inilah profesi para nabi Allah.

Aku mendirikan sekolah di Bombay.  Ketika anak-anak belajar di sekolah kami, kami memberikan mereka edukasi untuk dunia dan akhirat. Ketika seorang anak bergabung dengan sekolah ini pada umur 2,5 tahun (play group), kami mengajarkan anak itu bahasa Arab dan Inggris. Kami juga mengajarkannya bahasa lokal lainnya. Hindi, Urdu, Marathi, semua 5 bahasa. Tapi kami membuat mereka sangat kuat di 2 bahasa. Bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional, dan bahasa Arab, bahasanya Quran.

Ketika mereka kelas 5, mereka telah paham Quran. Mereka yang memilih hifz menjadi hafidz saat mereka kelas 5. Ketika mereka mencapai kelas 9 atau 10, mereka bisa menerjemahkan sebagian besar Quran.

Kebugaran fisik itu penting dan wajib. Setiap murid baik pria maupun wanita, saat mereka kelas 6, mereka harus sudah sabuk hitam dalam bela diri. Ini WAJIB. Ketiga anakku, Masya allah, adalah hafidz Quran. Kedua putriku, dan putraku pemegang sabuk hitam dalam bela diri. Alhamdulillah. Mereka bisa bahasa arab dan Inggris.

Kami mengajarkan cara bicara di hadapan publik dari umur 4 tahun. Dari masih balita kami mengajarkan anak-anak cara bicara di hadapan penonton. Jadi ketika anak-anak kami berumur lima, enam, tujuh, kau bisa lihat mereka di Peace TV, mereka ceramah di depan ribuan orang. Mereka tidak demam panggung.

Kami tidak hanya memilih siswa yang IQ nya tinggi, kami memilih semua IQ. Kami memilih orang tuanya. Jika orang tuanya punya hasrat untuk agama, kami akan menerima anaknya sebagai murid , meskipun IQ anaknya 80. IQ 80 itu dibawah rata-rata. IQ 90-110, rata-rata. Kami bahkan mengambil murid dengan IQ 79. Dan kami juga punya murid dengan IQ 150. Kami memastikan kami melatih mereka untuk mendakwahkan agama.

Sayangnya, yang kita miliki (normalnya yang kita lakukan), jika anakmu gagal di sekolah sekali, dua kali, tiga kali, maka kau membuatnya hafidz Quran, kau membuatnya jadi ustadz. Kita menjadikan anak-anak yang gagal di sekolah untuk menyebarkan agama. Jika anakmu punya IQ bagus 140, 150, jika dia bisa menjadi dokter, insinyur, maka kau tidak memilihnya untuk menyebarkan agama.
Kenapa kau memilih yang terburuk? Kita harusnya memilih yang terbaik!

Jadi, berkenaan dengan mencetak da'i, kapan kau mulai? kapan waktu yang tepat untuk kau mulai berpikir akan menjadikan anakmu da'i? Jawaban terbaik adalah ketika kau memilih pasangan hidupmu, karena ibu adalah guru yang terbaik. Istri seorang da'i akan melahirkan anak yang juga da'i. Jika kau seorang wanita, maka kau harus memastikan mencari suami yang juga da'i, sehingga kalian punya visi yang sama. Insya Allah akan dilahirkan da'i juga. Baik laki/perempuan, kau harus mempunyai niat sejak muda untuk memiliki keturunan da’i, dan pertolongan terbaik datang dari Allah.

Jika kau tahu do'a yang dipanjatkan Ibrahim a.s dalam Quran, di surat Hajj, jadikan anak-anakku menjadi muslim, yang menundukkan diri mereka kepada Allah, jadikan keturunan mereka hebat, bukan hanya aku, anak-anakku, dan generasi-generasi setelahnya.

Yang harus kau lakukan, menanamkan pada mereka, bahwa ketika mereka pergi ke sekolah, profesi paling bagus adalah da'i. Sehingga yang mereka jadikan idola bukan bintang pop, tetapi mereka ingin menjadi da’i-da’i hebat seperti Syekh Ahmad deedat, Syekh Sudais, Syekh Suraim, dsb.

Da'i bukan berarti orang yang hanya bisa bicara, dia juga ahli dalam menulis. Dia bisa menjadi penulis yang baik, bisa menjadi pembicara yang baik, bisa menjadi pemikir yang baik.

Dalam program pelatihan dakwah kami, kami tidak hanya mengajarkan Quran dan hadits, bersamaan dengan edukasi formal, gelar kami berasal dari Inggris, Cambridge. Agar kami tidak dibilang "Ini gelar India atau muslim", ini dari Cambridge. Cambridge adalah gelar yang paling diterima di seluruh dunia, kau punya hak masuk setelah A level, kemanapun di dunia. Bersamaan dengan itu, kami mengajarkan mereka syariah (fiqih). Bukan hanya Quran dan hadits, kami juga ajarkan mereka Bibel, Wedha..kami ajarkan mereka caranya bicara dengan non muslim dengan hikmah.

Lalu kami punya program pelatihan dakwah. Sekarang penelitian memberitahu kita bahwa ketika seseorang berbicara di publik, materi yang disampaikan hanya berpengaruh 7%, keahlian berpresentasinya 93%. Caramu berbicara, caramu mengatur nada bicara, gestur tanganmu, gerakan matamu, semua ini berpengaruh 93%. Jadi kami melatih dari usia muda sehingga mereka bisa menjadi penceramah yang baik. Tapi tentu saja, dalam islam, yang wanita berceramah kepada audiens wanita, pria bisa berceramah kepada audiens pria dan wanita, ini berdasarkan hukum syariah.

Hafidz normal dapat membacakan Quran dari awal sampai akhir. Tapi mereka tidak dapat mengutip Quran. Jika kau tanyakan pada mereka, "Ayat Quran mana yang menceritakan Big Bang?", mereka tidak tahu. Kami punya program bernama "tanyakan hafidz/hafidzah". Itu artinya kau bisa bertanya pada mereka apapun dari Quran dan mereka mengetahuinya. Kau bisa bacakan ayat Quran manapun, mereka bisa lanjutkan. Kau berikan terjemahan Inggris, mereka bisa menerjemahkannya ke bahasa Arab dan melanjutkannya. Mereka bisa tahu apakah ayatnya Makki atau Madani, dari surat mana ia berasal, sehingga mereka tidak hanya hafidz, mereka juga terlatih sehingga lebih paham. Jadi ketika mereka selesai hifz mereka pada kelas 5, mereka melakukan murajah (pengulangan), sehingga ini menjadi tertanam dalam memori mereka.

Jadi, jika kau ingin menjadikan anakmu da'i, tempatkan anakmu di sekolah yang mempunyai visi itu.
Aku setuju bahwa olahragawan dan penyanyi pop punya kehidupan yang lebih baik, tapi siapakah manusia yang paling terkenal di dunia ini? Nabi Muhammad! dia adalah seorang da'i, bukan penyanyi.

Jika kita menanamkan dalam diri anak-anak kita nilai dari seorang da'i, da'i adalah profesi terbaik. Jika kau melakukannya untuk Allah, maka Allah akan melipatgandakannya untukmu.

Kau harus punya visi itu, dan pastikan bahwa kau melatih mereka untuk menyebarkan pesan Allah. Kau harus membentuk visi tentang siapa panutannya: Rasulullah dan keluarganya. Insya Allah kau dapat menyebarkan agamaNya.



Wednesday, March 11, 2015

Buku tentang Pendidikan Finlandia

Judul Buku : Finnish Lessons
Penulis: Pasi Sahlberg
Penerjemah: Ahmad Muchlis
Penerbit: KAIFA
Jumlah halaman: 294
Harga: Rp 75.000 (di beberapa tokobuku ada diskon tambahan)
Terbit tahun 2014

Sejak membaca artikel pendidikan Finlandia beberapa tahun yang lalu,saya langsung jatuh hati sama negara ini, karena sistem pendidikannya yang terbaik di dunia. Tapi pengetahuan tentang Finlandia baru sebatas membaca artikel. Senang sekali waktu ada versi terjemahan buku Finnish Lessons karya Pasi Sahlberg ini, sudah lama saya cari buku-buku tentang Finlandia yang ditulis oleh orang asli sana, dan ternyata memang buku ini adalah buku pertama yang ditulis untuk pembaca internasional. 

Setelah dibaca,emang BAGUUUS pake BANGET! Buku ini menjawab penasaran saya tentang sistem utuh dan real pendidikan disana. Penulis membahas sistem pendidkannya secara mendalam dan menyeluruh. Kompetensi penulis tidak diragukan lagi karena dia adalah penduduk asli Finlandia, yang juga berprofesi sebagai guru, dosen, peneliti, dan analis kebijakan pendidikan, sehingga dia punya sudut pandang objektif tentang hubungan sebab-akibat dari sistem keseluruhan. Pengalamannya sebagai konsultan dan pengajar internasional juga memperkaya hasil analisanya, dia mampu melihat dan menganalisa sistem Finlandia dari sudut pandang negara lain.

HIGHLY RECOMMENDED!

Cocok banget untuk dibaca sama orang-orang yang berkecimpung di dunia pendidikan: pengambil kebijakan, guru, orang tua siswa.

Bagi yang berminat bukunya, bisa juga memesan ke saya melalui inbox di akun Facebook: Noviani Arifina, dengan format:
Nama:
Alamat kirim:
No tlp:
jumlah buku:

Harga Rp 63.000, ditambah ongkos kirim pakai ekspedisi TIKI atau JNE dari Bandung.

Mari kita ikut menularkan ide pendidikan Finlandia ini ke lingkungan sekitar kita, demi terwujudnya Pendidikan Indonesia yang lebih baik. Insya Allah.

Saturday, November 02, 2013

Perang Terbesar yaitu Melawan Diri Sendiri

Assalamu'alaikum..
Ada beberapa hal yang mau ditulis sejak sebelum idul adha kemarin, tapi belum sempet..Sekarang coba dicicil nulisnya deh :D

Menjelang idul Adha kali ini berbarengan dengan usia kehamilan 9 bulan. Perut yang makin besar ternyata cukup membawa pengaruh ke mood dalam menjalankan tugas, jadi lebih males gitu :D Saking seringnya menunda ngerjain tugas sampai bikin diri sendiri BT karena ga terlaksananya target-target yang udah di buat. Parahnya muncul ketidak percayaan pada diri sendiri. Pada titik ini saya bisa memahami mengapa Nabi Muhammad mengatakan: Perang terbesar adalah perang melawan diri sendiri dan saya juga mendapatkan pemahaman bahwa kepercayaan adalah kunci utama dalam keberhasilan, terutama percaya pada diri sendiri. 

Krisis percaya diri yang saya alami itu penyebabnya sederhana, yaitu malas dan menunda-nunda. Kerjaan yang asalnya ringan karena ditumpuk akhirnya jadi banyak dan memberatkan karena penumpukan ini tidak dibarengi dengan mundurnya deadline penyelesaian, stress banget deh..

Hati nurani sebenernya sudah mengingatkan, penundaan pertama masih ditolelir, lama kelamaan ketika menunda, hati nurani muai mempertanyakan/meragukan diri sendiri "bisa selesai gak tuh??"..ini yang saya sebut krisis kepercayaan pada diri sendiri, dan ini sangat berbahaya, kalau diri sendiri saja sudah meragukan dirinya, bagaimana bisa mendapat kepercayaan yang besar?bisa-bisa tidak amanah..

Maka, di momen idul Adha kemarin, saya bertekad untuk bisa menjadi pemenang dalam pertarungan melawan diri sendiri, salah satu parameternya adalah menjadi orang yang dapat dipercaya oleh dirinya sendiri. Indikator teknisnya dalam keberhasilan ini adalah melaksanakan agenda/target yang sudah dibuat semaksimal mungkin, karena agenda/target adalah bentuk janji sendiri yang harus ditepati. #di Bold and di warnain merah tulisannya biar keinget terus hehe :p 

Daan kebetulan ada postingan bagus dari Tere Liye berkaitan dengan tekad baru saya kali ini, yang intinya dengan mengalahkan diri sendiri, qt bisa menjadi orang yang mengagumkan tingkat dunia..Cekidot gan ;)
========================================================================
Ada seorang atlet dunia yang mengagumkan--masih hidup, dan masih terus mengejar rekor2nya. Saat ditanya, apa rahasia terbesarnya hingga dia berkali-kali memecahkan rekor dunia? Jawabannya pendek: saya bertanding melawan diri sendiri, saya berusaha terus menerus mengalahkan diri sendiri. Meski amat simpel, tapi ini sesungguhnya jawaban yang super, menjelaskan banyak hal. Tetapi hei, bagaimana bisa dia jadi juara dunia jika dia hanya sibuk melawan dirinya sendiri? Bukankah dia harus peduli dengan catatan waktu pesaingnya? Bagaimana pesaingnya berlatih? Kemajuan pesaingnya. 

Tidak, dia tidak peduli. 

Baginya, setiap hari menjadi lebih baik, setiap hari memperbaiki rekor sendiri, jauh lebih penting dibanding memikirkan orang lain. Maka itulah yang terjadi, resep ini berhasil, berkali-kali dunia menyaksikan atlet hebat ini memecahkan rekor dunia, rekor yang tercatat atas nama dirinya sendiri. Jika dia hanya sibuk memikirkan orang lain, pesaingnya, boleh jadi dia hanya berhasil memecahkan rekor itu sekali, lantas berpuas diri, merasa cukup. Game over.

Logika memperbaiki diri sendiri dan terus melakukan yang terbaik ini sangat efektif dalam banyak hal. Sekolah misalnya. Kita tidak perlu peduli kita ranking berapa, kita lulusan terbaik atau bukan, sekolah terbaik atau bukan, pokoknya belajar yang terbaik, maka lihat saja besok lusa, ternyata semua hal datang dengan sendirinya, termasuk ranking dan kesempatan melanjutkan di tempat lebih baik. Juga pekerjaan. Kita tidak perlu peduli siapa pesaing di sekitar, siapa yang akan menyalip dsbgnya, posisi dsbgnya, pokoknya bekerjalah yang terbaik, memperbaiki diri sendiri secara terus menerus. Maka, lihat saja besok lusa, semua pintu2 kesempatan akan terbuka dengan sendirinya.-Tere Liye

Thursday, October 10, 2013

Muhammadiyah Gerakkanku (2) - Arti kata Muhammadiyah

Tulisan tentang Muhammadiyah ini sengaja saya bikin beberapa seri, supaya ga kecampur-campur aja, jadi fokus nulis/bacanya :D

Saya kagum dengan K.H. Ahmad Dahlan dan murid-muridnya waktu menamai organisasi mereka dengan Muhammadiyah, pilihan nama yang bagus sekali. Mungkin udah pada tau arti Muhammadiyah adalah pengikut Nabi Muhammad, tapi di postingan ini saya ingin menceritakan bagaimana efektifnya kata Muhammadiyah untuk mengingatkan anak-anak ketika mereka melakukan kesalahan.

Di kelas selalu saja ada anak yang aktif, maceuh, jail. Sikap mereka biasanya suka memicu pertengkaran dengan teman lainnya. Kalau udah berantem/gelut gitu saya akan mengumpulkan mereka, saya dengarkan unek-unek tiap anak itu, setelah itu saya bertanya ke anak-anak itu:
1. Kalian sekolah dimana? "Muhammadiyah"
2. Apa arti dari Muhammadiyah? "pengikut nabi Muhammad"
3. Betul kalian akan mengikuti nabi Muhammad?biasanya mereka mengangguk
4. Apa yang akan nabi lakukan kalau ada di posisi kalian? sampai pertanyaan ini biasanya tanpa disuruh anak2 itu akan bersalaman saling minta maaf
5. Saya akan meminta mereka menunjukan kesalahan mereka masing-masing, karena dalam setiap pertengkaran pasti ada andil kesalahan dari kedua belah pihak.

Tapi bukan berarti dengan sekali kejadian itu sikap anak2 langsung berubah drastis jadi ramah :D anak-anak itu mudah lupa, hari ini berantem, terus akur, besok bisa berantem lagi..tapi memperbaiki sifat adalah sebuah proses, TIDAK bisa instan..mereka perlu terus ditegur dan ditegur sampai akhirnya menjadi kebiasaan dan akhlak baik itu menjadi goresan diatas batu yang tidak akan hilang hingga dewasa..

Kenikmatan mendidik buat saya adalah ketika saya bisa melihat perubahan sikap ke arah yang lebih baik. Dan saya baru menyadari manfaatnya kata "Muhammadiyah" ketika menegur anak2, saya tidak perlu ceramah panjang lebar. Karena mereka bagian dari lembaga pendidikan Muhammadiyah, cukup mengingatkan mereka arti nama sekolah tempat mereka menuntut ilmu.

Menjadi bagian dari organisasi Muhammadiyah ini pun menjadi pengingat bagi diri saya sendiri kepada siapa saya harus meneladani sikap :) 

Ya Allah Tuhan Rabbiku 
Muhammad Junjunganku 
Al Islam Agamaku 
Muhammadiyah Gerakanku
(cuplikan Mars Muhammadiyah)

Muhammadiyah Gerakanku (1) - Teladan dari Sang Pemimpin

Hai..hai..Assalamu'alaikum :)
Hari ini, ga kerasa udah memasuki tahun ke-4 saya berkecimpung di organisasi Muhammadiyah, tepatnya amal usaha bidang pendidikannya Muhammadiyah.. Alhamdulillah banyak hikmah dan pelajaran baru yang saya dapat di organisasi ini. Paling utama adalah contoh nyata dari pimpinan saya, senang sekali bisa berkenalan dengan beliau :) Beliau adalah seorang perempuan tangguh, gesit, tegas, cerdas, selalu memikirkan "bagaimana bisa meringankan masalah orang lain", dermawan, dan yang paling utama adalah sederhana dalam berpenampilan. Ibu ini adalah pemimpin Aisyiyah Jawa Barat, usianya bisa dibilang cukup muda, sekitar 40-50 tahun, setiap hari tidak pernah saya liat make-up diwajahnya, tapi saya sebagai perempuan aja tetap bisa ngelihat aura kecantikannya. Sebelumnya dia adalah seorang dosen, ketika diamanahkan memimpin sekolah dia melepaskan/cuti dari tugas mengajar di universitasnya, meskipun saat itu kesempatan S3 ke Australia sudah ada di depan matanya. Ketika pertama kali bertemu, dan masih saya ingat sampai sekarang, saya bertanya, "sayang bangeeet, kenapa ibu lepas?", beliau menjawab, 
"Penanaman nilai pada anak-anak ibarat menulis diatas batu, nilai itu akan bertahan seumur hidup. Menanamkan nilai pada orang dewasa ibarat menulis diatas pasir, mudah terhapus"
beliau ingin mengumpulkan bekal untuk kehidupan akhiratnya dari 3 hal (yang merupakan amalan abadi yang akan terus mengalir sampai hari kiamat), yaitu:

  1. Doa anak yang saleh. Pendidikan dasar adalah basic untuk mencetak anak-anak yang saleh
  2. Amal jariyah
  3. Ilmu yang bermanfaat
ke-empat alasan diataslah yang membuatnya mau menerima tawaran memimpin sekolah, dan dia membuktikan dalam 7 tahun kepemimpinannya sekolah Muhammadiyah tempat saya bekerja bisa melesat dengan cepat, dan saya merasa beruntung bisa langsung melihat dan merasakan kiprah wanita ini sehari-harinya, sangat menginspirasi :) Saya belajar betul bagaimana teladan perbuatan lebih berefek daripada kata-kata.

Saturday, July 27, 2013

Ulang Tahun Pernikahan Ke-5


Alhamdulillah..hari ini tepat memasuki Ulang tahun pernikahan kami yang ke-5. Sangat bersyukur sudah melalui masa-masa bersama suami, dan dilengkapi pula kebersamaan ini dengan anak. Banyak hikmah yang bisa diambil. Suami sangat berperan dalam membuka wawasan, cara pandang baru akan banyak hal, makna kerja keras untuk mencapai cita-cita, memperkokoh keyakinan akan ke-Maha Kaya-nya Allah. Dari suami dan anak pula saya belajar bagaimana menjadi orang tua dengan kelemah lembutan dan berpikir logis lebih efektif dibandingkan dengan ke-galakan :D

Kedepan, saatnya mewujudkan cita-cita kami yang lain: menjadi sebaik-baik hamba Allah, yaitu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, bagi umat manusia. Bismillah..semoga Allah melancarkan jalan kami, dan mengumpulkan kami di Surga-Nya kelak. Aamiin..
"Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?"

Saturday, November 17, 2012

INTERNATIONAL MATHEMATICS ASSESSMENTS FOR SCHOOLS 2012

International Mathematics Assessments for School (IMAS) adalah kompetisi matematika berskala internasional yang diselenggarakan dalam 2 tahap (Roud 1 dan Round 2) dalam waktu yang berbeda.


IMAS tidak hanya untuk menarik siswa untuk menguji kemampuan mereka, tetapi juga menantang siswa untuk memperluas visi mereka tentang kemampuan matematika (Knowing, Applying dan Reasoning).
IMAS diikuti oleh bebrapa negara seperti Cina, Hongkong, Taiwan, Korea, Singapura, Thailand, Filipina, Malaysia, Bulgari, dll.

VISI
Mendidik siswa-siswi di Indonesia agar menyenangi matematika melalui soal-soal yang unik dan berlogika.

TUJUAN
1. Untuk menginformasikan kepada siswa-siswi, guru dan orang tua tentang kemampuan siswa dalam matematika di tingkat kesulitan soal yang berbeda.
2. Untuk lebih melayani kebutuhan siswa melalui format yang lebih bersahabat pada laporan penilaian dan menawarkan pilihan bagi peserta dalam hal topik serta kesulitan soal yang dinilai melalui penilaian matematika umum yang akan diadakan setahun sekali.

PROGRAM KHUSUS
Perbedaan IMAS dan Competition lainnya yakni:
IMAS melakukan 2 putaran tes, yaitu Round 1 dan Roud 2. Selain itu, kelanjutan dari tes ini adalah, peserta terbaik dapat mengikuti MATH SUMMER CAMP di China.
Lebih penting lagi, IMAS tidak ditujukan untuk pengujian siswa saja, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan dan keativitas matematikan siswa.

PESERTA
Peserta dibagi berdasarkan tiga tingkatan:
1. Middle Primary (kelas 3&4 SD)
2. Upper Primary (Kelas 5&6)
3. Junior Secondary (kelas 7&8 SMP)

MATERI SOAL DAN PENILAIAN
1. Imas Round 1
25 soal, maks 100 point, 60 menit
soal nomor 1-10 : Easy category; pilihan ganda, 3 point.
soal nomor 11-20: Average category; pilihan ganda, 4 point.
soal nomor 21-25 : Challenge category; Isian singkat 0-999,6 point.
Notes:
Tidak ada pengurangan nilai
Tidak diperkenankan menggunakan kalkulator, kamus elektronik, mistasr hitung, tabel log, rumus matematika, ponsel atau alat bantu perhitungan lainnya.
Kamus buku diperbolehkan setelah sebelumnya diperiksa oleh pengawas. (untuk membantu menerjemahkan soal)
Seluruh jawaban harus menggunakan pensil 2B.

2. Imas Round 2
5-10% terbaik dari seluruh peserta IMAS pada round 1.
15 soal maks. 100 pint
Soal nomor 1-5 : Pilihan Ganda, 4 point
Soal nomor 6-13 : Isian singkat, 5 point
Soal nomor 14-15 : Uraian / solusi lengkap, maks. 20point

PENGHARGAAN
Hasil pekerjaan dari peserta IMAS akan diperiksa dalam waktu + 60 hari kerja.
Seluruh peserta mendapatkan sertifikat serta penilaian atas hasil pekerjaan dengan kriteria untuk setiap tingkatan levelnya seperti berikut:
1. Penghargaan IMAS Round 1:
Awards (Sertificate) (per grade per country):
- High Distinction (top 5%)
- Distinction (tpo 6%-15%)
- Credit (Top 16%-50%)
- Participation - the rest (< 50%)

2. Imas Round 2
Awards (per country):
- Gold Medal (top 5%)
- Silver Medal (tpo 6%-15%)
- Bronze Medal (Top 16%-30%)
- Participation - the rest (< 50%)

PELAKSANAAN
Hari / Tanggal : Sabtu, 08 Desember 2012
registrasi peserta : Pukul 13.00 WIB
Waktu Kompetisi : Pukul 14.00 - 15.15 WIB
Tempat : Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Bandung, Solo dan Surabaya

PENDAFTARAN (sampai dengan Sabtu, 24 November 2012)
Untuk wilayah Bandung:
Muhammadiyah antapani Primary-Secondary School (MAPSS)
Jl. Kadipaten Raya no 4-6 Antapani Bandung
Phone : 022 - 7214139
Fax : 022 - 7272951
Biaya : Rp. 100.000,-
C.P: Gugum Gumilang, S.Pd.I. ; 0852 2084 5858
Email : gie_gumilang@yahoo.com


IMAS SUMMER CAMP di GUANGZHOU-China
Dewan Eksekutif IMAS akan mengundang peserta terbaik dari lever Middle Primary, Upper Primary dan level Junior Secondary dari setiap negara untuk menghadiri Summer Camp di China. Akomodasi selama di Guangzhou ditanggung oleh Dewan Eksekutif IMAS sedangkan transport PP Indonesia-Guangzhou dengan biaya sendiri.

Sunday, November 04, 2012

Resep Bikin Coffee latte a la Starbucks

Dengan adanya internet, banyak banget informasi yang di dapet, baik itu dari googling ataupun dari diskusi. Postingan kali ini tentang resep yang saya dapet dari sharing dengan teman-teman di FB..Saya belum nyoba sih, tapi kayaknya enak banget hehe..di save dulu aja deh ;)

Bikin coffee latte kayak di st*rbuck bisa pake bahan yg ada di sekitar kita.
  • Pertama larutkan kopi tubruk yg banyak ke dalam 100 ml air mendidih, misalnya kopi k*p*l api. Ga disarankan kopi instan larut krn rasanya akan lain.
  • Trus, biarkan mengendap sekitar 1 jam. Tuangkan ke dalam gelas
  • Trus tuangkan susu greenfields/diamond/susu full cream yg sdh dihangatkan. Trus dipompa (pakai coffe shaker) spy foamnya terbentuk
  • Nah pas ditambahkan ke dalam gelas, tuang perlahan dari pinggir, supaya warna coklat kopi dan putih susu ga langsung nyampur, jadi bergaris2 deh. Cantik banget lho jadinya